Rabu, 18 Mei 2016

Holloween Jalanan







Salah satu sudut kota Jogya


Anak muda Jogya yang sedang berkomtum yang menyeramkan

 
Mayat Hidup Korban Pembunuhan


Lampu hias di jalan  Molioboro



Nek Lampir Ala Jogya
Kreatifitas anak muda Jogya memang dapat diacungkan jempol, dimana mereka berkostum layaknya setan-setan yang bergentayangan di tengah kota, dengan tujuan memanfaatkan situasi ini agarpara tu menarik perhatian para turis baik wisdom, maupun mancanegara, yang ingin berpose dengan mereka.
                 Para anak muda yang berkostum layaknya sedang hari holloween di dunia barat itu, tidak mematok bayaran, bila para turis mengajak mereka berfoto, dengan sukarela mereka menyediakan diri untuk di foto bersama. Namun sebagian besar para turis yang berfoto bersama mereka, pasti menyelipkan sedikit rupiah ke tangan mereka. Kata Yudi uang diperoleh dari hasil berfoto bersama turis itu, dipergunakan untuk makan, dan sedikit di sisikan untuk keperluan make-up dan biaya untuk mencuci kostum yang telah dipakai. Aktifitas Yudi dan kawan-kawan ini, biasanya dilakukan pada hari libur, dan hari-hari libu nasional, karena mereka semuanya mahasiswa salah satu perguruan Tinggi seni di Jogya. (Haris Maloko)

Tidak ada komentar: